Latest Post

INSTALASI SERVER (IP, DNS SERVER, FTP SERVER, WEB SERVER DAN MAIL SERVER)

| Minggu, 26 November 2017
Baca selengkapnya »
:
     Nama : Tubagus Agastha u
     Kelas : 4IA20
     Npm  : 5A414899

 A.    Instalasi Server menggunakan Debian Lenny

Untuk menginstall server kita menggunakan linux debian , di bawah ini langkah-langkah menginstall server menggunakan debian lenny , berikut ini caranya :


    1.  Langkah pertama pilih install lalu tekan Enter seperti gambar di bawah ini :



    2. Langkah ke dua setelah kita enter pada langkah pertama , kita memilih bahasa yang kita pilih bahasa Indonesia lalu kita tekan entar , seperti gambar di bawah ini :



    3. Langkah yang ketiga ini kita memilih layout keyboard , lalu kita pilih Inggris Amerika lalu kita tekan enter , seperti gambar di bawah ini :


   4. Langkah yang ke empat ini kita memeberikan nama untuk menconfig network , nama untuk   menconfig sesuai dengan keinginan kita , untuk kali ini kita kasih nama Debian , seperti gambar di bawah ini :



   5. Langkah yang ke lima ini , kita menginputkan nama domain yaitu kia kasih nama gundar.net , seperti gambar di bawah ini:


  
    6. Langkah yang ke enam ini , kita memilih zona waktu , kita memilih Jakarta untuk zona waktunya , seperti gambar di bawah ini :


  
   7. Langkah yang ke tujuh kita mengkonfigurasi partisi pada hard disk , pada menu yang pertama ini kita memilih “Gunakan Seluruh Harddisk”, seperti gambar di bawah ini :


   8. Langkah yang ke depalan ini , kita akan menampilkan hasil dari partisi harddiks yang kita pilih tadi , partisi kali ini kita akan melakukan secara otomatis jadi kita tidak mengaturnya lagi , seperti gambar di bawah ini :

  

    9.  Langkah yang ke sembilan ini kita memilih lingkungan pada desktop atau desktop system , seperti gambar di bawah ini :



   10. Langkah yang ke sepuluh setelah kita selesai menginstall system yang tadi kita pilih (Dekstop), maka akan di tanya seperti ini “apakah ingin menginstall boot loader master?” kita pilih Ya , seperti gambar di bawah ini :



   11. Langkah yang ke sebelas ini kita telah selesai proses meginstall boot loader, maka seluruh instalasi telah selesai dan sudah bias kita gunakan , seperti gambar dibawah ini adalah tampilan menu pada Linux Debian Lenny.



     
   B. Konfigurasi IP Address Server

1. Langkah yang pertama kita ketik “ pico/etc/network/interfaces” lalu tekan enter , maka perintah ini akan mengatur ip untuk server, lalu ip ftp server, web server dan mail server , seperti gambar di bawah ini :



 2. Langkah yang kedua untuk menyimpan konfigurasi yang tadi kita ganti , kita tekan “CTRL + X “ lalu pilih Y , selanjutnya kit restart konfigurasi  dengan menggunakan “etc/init.d/networking restart” , seperti gambar di bawah ini :




    C.    Konfigurasi DNS

1.  Langkah yang pertama kita menginstal bind9 , cara menginstalnya menggunakan perintah “apt-get install bind9”, seperti gambar di bawah ini :


 2. Langkah yang kedua ini jika sudah menginstall , kita masuk ke dalam folder etc dan bind dengan menggunakan perintah “cd/etc/bind”, jika sudah kita membuka data yang bernama”named.conf.local” dengan cara “pico named.conf.local” , lalu akan tampil seperti gambar di bawah ini :


 3. Lankah yang ketiga ini kita akan melakukan konfigurasi pada options, dengan menggunakan perintah “pico named.conf.options” , seperti gambar di bawah ini :

 4. Langkah yang ke empat ini kita menyesuaikan dengan gambar di atas , lalu kita simpan dengan menggunakan perintah “CTRL+X” lalu pilih Y , kemudian copy dua file database , yang pertama ketik “cp db.local db.kampus” dan menggunakan perintah “cp db.127 db.200” , jika sudah kita akan edit dengan cara “pico db.kampus” , seperti gambar di bawah ini :

 5. Langkah yang kelima ini kita mengedit database 200 dengan menggunakan perintah “pico db.200”, seperti konfigurasi di bawah ini :

 6. Langkah yang ke enam ini kita mengkonfigurasi pada resolv.conf dengan menggunakan perintah “pico/ect/resolv.conf “, kita masukan domain sesuai keinginan kita dan name server dan gambar di bawah ini berkaitan web server :

7. Langkah yang ke tujuh ini kita sudah melakukan konfigurasi , lalu kita lakukan restart dengan menggunakan perintah “etc/init.d/bind9 restart” dan kita akan mengecek apakah DNS sudah benar dengan menggunakan perintah “nslookup universitas.net”, seperti gambar di bawah ini :





    D.    Konfigurasi FTP Server

1. Langkah yang pertama kita ketikkan “chmod 777 /home/univ/ftp, lalu kita akan mengkonfigurasi atau menambahkan user dengan cara “pico/ect/proftpd/proftpd.conf” seperti gambar di bawah ini :



2.Langkah yang ke dua ini kita menambahkan user dengan perintah “useradd-d/home/univ/ftp/admin”, lalu kita kasih password ke dalam usernya dengan menggunakan perintah “passwd admin”, jika sudah maka kta restart lagi dengan cara “/ect/init.d/proftpd restart”



    E.    Konfigurasi Web Server

1. Cara untuk membuat web server kita harus menginstall komponen-komponen pada web server seperti Apache, PHP, MySql , kita bias melakukannya dengan cara “apt-get install apache2 php5 phpmyadmin mysql-server”, lalu akan muncul pilihan apache2 lalu kita pilih apache2 , lalu masukkan perintah “cd/etc/apache2/sites-available”. Seperti gambar di bawah ini :



2. Langkah yang kedua ini kita melakukan konfigurasi lalu kita harus lakukan restart dengan menggunakan perintah “/etc/init.d/apache2 restart”


     
3. Langkah yang ketiga ini kita buka dengan menggunakan “index.html” untuk mengedit tampilan pada web di dalam browser , dengan cara “pico/var/www/inde.html”, ubah tampilan web sesuai yang kita inginkan , pada web saya menampilkan “SELAMAT DATANG DI WEBSITE UNIV







    F.    Konfigurasi Mail Server
        
   1. Langkah yang pertama ini kita konfigurasi mail servernya menggunakan linux , cara mengkonfigurasinya sama saja dengan web server. Seperti gambar di bawah ini :

     

  

INSTALASI SERVER (IP, DNS SERVER, FTP SERVER, WEB SERVER DAN MAIL SERVER)

Posted by : Unknown on :Minggu, 26 November 2017 With 0komentar

Softkill Pengantar Bisnis Informatika Tugas-2 Profil Telekomunikasi Indonesia

| Jumat, 10 November 2017
Baca selengkapnya »


Nama                           : PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
Jenis badan usaha        : BUMN / Publik
Simbol saham              : TLKM(IDX); TLK(NYSE)
Industri/jasa                 : Informasi dan Komunikasi
Tahun didirikan           : 23 Oktober 1856
Kantor Pusat                : Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Situs web                     : www.telkom.co.id
NPWP                          : 01.000.013.1-093.000
Pendapatan                  : IDR 64,597 miliar (pada tahun 2009)

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Pemegang saham mayoritas Telkom adalah Pemerintah Republik Indonesia sebesar 52.09%, sedangkan 47.91% sisanya dikuasai oleh publik. Saham Telkom diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode “TLKM” dan New York Stock Exchange (NYSE) dengan kode “TLK”.

Dalam upaya bertransformasi menjadi digital telecommunication company, TelkomGroup mengimplementasikan strategi bisnis dan operasional perusahaan yang berorientasi kepada pelanggan (customer-oriented). Transformasi tersebut akan membuat organisasi TelkomGroup menjadi lebih lean (ramping) dan agile (lincah) dalam beradaptasi dengan perubahan industri telekomunikasi yang berlangsung sangat cepat. Organisasi yang baru juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalasm menciptakan customer experience yang berkualitas.


STRUKTUR ORGANISASI TELKOM INDONESIA

Perusahaan ini memiliki struktur organisasi dari serangkaian bagian dan divisi yang bertanggungjawab kepada President Director. Dibawah president director terdapat tiga supervisor yang memiliki beberapa bagian kepengurusan. Terdiri dari supervisor audit, manajemen kantor dan sekretaris. Mereka adalah pejabat eksekutif tertinggi pada kantor yang juga memiliki beberapa direktur pada bagiannya masing-masing. Pada PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, terdapat tujuh divisi yang dipimpin oleh direktur pada divisinya masing-masing. Divisi tersebut adalah Enterprise and Business Service, Consumer service, Wholesale and International Service, Network IT and Solution, Digital and Strategic Portofolio, Finance dan Human Capital Management




LAPORAN KEUANGAN TELKOM INDONESIA







Softkill Pengantar Bisnis Informatika Tugas-2 Profil Telekomunikasi Indonesia

Posted by : Unknown on :Jumat, 10 November 2017 With 0komentar
Next → ← Prev
▲Top▲